Indonesia
This article was added by the user . TheWorldNews is not responsible for the content of the platform.

Soroti Penggusuran Rakyat di Rempang, Said Didu Beri Pertanyaan Menohok: Pemerintah Sebenarnya Bekerja Demi Siapa?

Said Didu
Said Didu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu, kembali memberikan komentar menohok terkait polemik yang terjadi di Rempang Tanah, Batam, Kepulauan Riau.

Pria kelahiran Pinrang itu mempertanyakan posisi pemerintah yang terkesan lebih perhatian terhadap investor asing ketimbang rakyatnya sendiri.

"Pemerintah sebenarnya bekerja demi siapa?," ujar Said Didu dalam cuitan Twitternya (25/9/2023).

Dikatakan Said Didu, meskipun Komnas HAM, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, hingga berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) lainnya telah mengecam penggusuran terhadap warga Rempang, tetap akan dilakukan pemerintah.

"Sepertinya pemerintah tetap ingin menggusur rakyatnya demi investor China," ujar Said Didu dalam cuitan Twitternya (25/9/2023).

Sebelumnya, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Hukum, HAM dan Hikmah Busyro Muqoddas meminta Presiden Jokowi membatalkan atau mencabut Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City.

Bukan hanya kepada Jokowi, Busyro juga meminta hal yang sama kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomia Airlangga Hartarto.

Dibeberkan Busyro, Muhammadiyah berdiri bersama berbagai elemen gerakan masyarakat sipil di Indonesia yang
sudah turut bersolidaritas menyatakan sikapnya.

"Kita meminta Presiden dan Menteri Koordinator Bidang Perkonomian Republik Indonesia untuk mengevaluasi dan mencabut proyek Rempang Eco-City sebagai PSN," ujar Busyro dalam keterangan tertulisnya yang diterima fajar.co.id, Rabu (13/9/2023).

Hal itu dikatakan Busyro termaktub dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2023 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: