Indonesia
This article was added by the user . TheWorldNews is not responsible for the content of the platform.

PDIP Sebut Tindakan Kadernya Labrak Rocky Gerung Bagian dari Kebebasan Berpendapat, Nicho Silalahi: Itu Bentuk Teror

Nicho Silalahi--Instagram/@Nicho_Silalahi

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — PDIP membela kadernya, Noviana Kurniati. Seorang caleg PDIP dapil 3 Cianjur, Jawa Barat yang meabrak Rocky Gerung pada Rabu (6/9/2023).

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. Menurut Hasto, apa yang dilakukan kader PDIP itu bagian dari kebebasan berpendapat.

Pernyataan itu pun ditimpali Aktivis Nicho Silalahi. Ia menyebut PDIP menggunakan standar ganda dalam mengartikan kebebasan berpendapat

Pasalnya, Rocky Gerung dilabrak dan dilapor kader PDIP karena mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Yang tentunya merupakan kebebasan berpendapat.

Jika PDIP mendukung kadernya atas kebebasan berpendapat, Nicho menyebut mestinya PDIP juga menerima kritik Rocky terhadap Jokowi.

“Lain Hal Kalau Partai Kalian Memiliki Standar Ganda Dalam Menyikapi Kebebasan Berpendapat,” ujar Nicho dikutip dari unggahannya di media sosial X, Minggu (10/9/2023).

Meski begitu, Nicho menilai apa yang dikakukan Noviana Kurniati bukan lagi bagian dari kebebasan berpendapat. Tapi sudah masuk teror.

“Tapi apa yang dilakukan kader kalian bukan lagi dalam rangka ‘kebebasan berpendapat’. Melainkan sebuah bentuk teror terhadap individu, karena telah melakukan bentuk kekerasan terhadap fisik seseorang (Walaupun itu cuma sebatas dorongan),” ujarnya.

“Bahkan Teror Itu Dalam Perencana Matang dan Terorganisir Dengan Niat Memberikan ‘Shock Therapy’,” tambahnya.

Walau demikian ia mengaku maklum atas sikap Hasto. Tapi mengutuk bentuk teror tersebut.

“Saya sih maklum jika Pak Hasto membela kadernya dan menaruh hormat atas itu, di sisi lain saya mengutuk keras tindakan teror yang dilakukan kadernya apalagi sampai memobilisasi orang,” pungkasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: