Indonesia
This article was added by the user . TheWorldNews is not responsible for the content of the platform.

Ombudsman RI Temukan Maladministrasi Pemberhentian Perangkat Desa di Gorontalo

Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih. ANTARA/HO-ORI
Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih. ANTARA/HO-ORI

FAJAR.CO.ID, GORONTALO -- Ombudsman RI (ORI) menemukan maladministrasi dan menerbitkan rekomendasi kepada Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo selaku terlapor terkait pemberhentian 176 perangkat desa di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Kepala Keasistenan Rekomendasi dan Monitoring Ombudsman RI Ratna Sari Dewi mengatakan pemberhentian itu dilakukan melalui evaluasi kinerja atau penyesuaian Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di Kabupaten Gorontalo pada tahun 2021.

Dalam penyampaian ringkasan rekomendasi, Rabu, Ratna Sari Dewi mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, analisis pendapat dan kesimpulan, Ombudsman RI menyatakan terlapor telah melakukan maladministrasi berupa penyalahgunaan wewenang.

Dalam hal itu pelapor merupakan perangkat desa di wilayah Kabupaten Gorontalo yang diberhentikan dari jabatan perangkat desa berdasarkan SOTK Pemerintah Desa Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Pemkab Gorontalo.

"Pemkab Gorontalo telah melakukan evaluasi kinerja perangkat desa untuk tujuan pemberhentian perangkat desa, padahal belum diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Gorontalo," ucap dia.

Pemkab Gorontalo kata dia, melakukan penyesuaian SOTK Pemerintah Daerah yang tidak kredibel dan tidak akuntabel dari pengaturan maupun pelaksanaannya sehingga mengakibatkan kerugian berupa terlanggarnya hak-hak Pelapor atau perangkat desa lainnya di Kabupaten Gorontalo.

Berdasarkan analisis pendapat, Ombudsman RI menyimpulkan bahwa perangkat desa sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, yaitu Undang-Undang Desa, Peraturan Pemerintah tentang Desa, Permendagri tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, serta Perda Kabupaten Gorontalo tentang Perangkat Desa, maka seharusnya pemberhentian perangkat Desa menyesuaikan dengan ketentuan tersebut.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: