Indonesia
This article was added by the user . TheWorldNews is not responsible for the content of the platform.

Negatif Narkoba, Seklur Ela-Ela Malah Direhabilitasi Selama 3 Bulan, Ini Penjelasan Polisi

Ilustrasi Tembakau Gorilla

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA -- Kasus Sekretaris Lurah Ela-Ela berinisial AW, yang ditangkap pada 18 September 2023 lalu karena diduga pengguna sabu-sabu kini memasuki babak baru. Polisi menyatakan AW negatif narkoba, namun mendapatkan rehabilitasi.

Alumni IPDN itu saat ini menjalani rehabilitasi setelah barang bukti yang diamankan polisi berupa puntung sisa pakai yang awalnya diduga ganja tidak mengandung narkotika.

Kasat Narkoba Polres Bulukumba, AKP Syamsuddin, yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan mendalam kepada pelaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, barang bukti yang awalnya diduga ganja, ternyata merupakan tembakau gorilla atau sinte yang tak mengandung unsur narkoba.

"Sementara direhab, terhitung 20 September hingga 3 bulan ke depan," kata AKP Syarifuddin.

Saat penangkapan, polisi berpangkat tiga balok itu mengaku pihaknya mengamankan satu lenting tembakau serta setengah lenting sisa hisap.

" Beratnya 0,37 Gram, tapi bukan ganja tidak mengandung narkotika berdasarkan kerangan ahli pemriksa dari Laboratorium Ferensik (Labfor)," katanya.

Meski negatif narkoba, langkah pihaknya mendorong rehabilitasi kepada AW dikarenakan pelaku ketergantungan dengan jenis tembakau yang juga memabukkan, namun tak mengandung narkoba.

" Berdasarkan hasil penyelidikan, AW tidak terkait dengan peredaran narkotika. Tim Assesmen Terpadu (TAT) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulel, merekomendasikan AW untuk menjalani rehabilitasi selama tiga bulan," jelasnya.

Kepala Bidang Mutasi, Kepangkatan dan Penilaian Kinerja Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba, Irfan Andianto mengaku telah menerima pemberitahuan terkait perkembangan kasus AW dari Kepolisian.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: