Indonesia
This article was added by the user . TheWorldNews is not responsible for the content of the platform.

Mahfud MD Tegaskan MK Tak Berwenang Ubah Aturan Batas Usia Capres atau Cawapres

Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD ditemui di Kota Bandung, Rabu (13/9). Foto: sources for jpnn

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai, Mahkamah Konstitusi (MK) tidak berwenang mengubah aturan batas usia capres atau cawapres. Aturan ini sendiri sedang digugat oleh publik untuk dilakukan judicial review di MK.

Menurut Mahfud, batas usia capres cawapres termasuk open legal policy atau politik hukum yang sifatnya terbuka. Maka MK seharusnya tidak bisa menerima gugatan tersebut.

"Bukan menolak gugatan, tetapi tidak menerima. Tidak menerima artinya dikembalikan untuk diproses melalui lembaga lain atau proses baru karena legal standingnya tidak tepat," kata Mahfud, Senin (26/9).

Mahfud menyampaikan, MK tidak bisa mengubah atau membatalkan sebuah aturan yang tidak melanggar konstitusi. Termasuk pembatasan usia capres atau cawapres yang merupakan kewenangan lembaga legislatif.

“Usia (capres cawapres) itu berapa sih yang tidak melanggar konstitusi. Apakah 40, 25, 70 melanggar, itu kalau tidak ada pengaturannya, bahwa konstitusi tidak melarang atau menyuruh berarti itu tidak melanggar konstitusi. Kalau mau diubah gimana, bukan MK yang mengubah, yang mengubah itu DPR, lembaga legislatif," terangnya

Mahfud mendasarkan pada sejarah munculnya MK sebagai negative legislator di Austria pada 1920. MK hanya boleh membatalkan aturan perundangan yang menyalahi konstitusi.

"Ia hanya boleh membatalkan (aturan perundangan) kalau salah. Kalau sifatnya pilihan tidak boleh diputus oleh MK, itu aturan dasarnya," tegasnya.

Sebagai orang yang juga pernah memimpin MK, Mahfud menyakini lembaga tersebut memahami soal kewenangan yang boleh ditangani. Maka ia meminta seluruh pihak untuk membiarkan MK bekerja dengan independen.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: