Indonesia
This article was added by the user . TheWorldNews is not responsible for the content of the platform.

Demokrat Siap Cari Koalisi Baru, Pengamat Politik: Meski Tidak Dapat Jatah Cawapres, AHY Tidak Risau

Anies-AHY

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pasca keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Partai Demokrat terus bergerak dan siap bergabung dengan koalisi lain yang telah terbentuk.

Keputusan terkait kerja sama politik baru tersebut akan diambil setelah DPP Partai Demokrat menerima masukan dari para pengurus partai di tingkat daerah.

Keputusan Demokrat keluar koalisi dilatarbelakangi perbedaan pendapat antara Anies dan Demokrat terkait waktu deklarasi cawapres untuk Anies.

Hal itu diungkap Anies saat tampil dalam kanal YouTube Karni Ilyas Club. Anies menyatakan Demokrat dan NasDem tidak bersepakat mengenai waktu pendeklarasian wakil untuk Anies.

"Karena ada perbedaan yang cukup mendasar perbedaan itu adalah terkait dengan kapan harus diputuskan untuk dijadikan sebagai pasangan," kata Anies dikutip Jumat (8/9/2023).

Di saat itu, Surya Paloh melakukan pertemuan dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin hingga mengambil keputusan menjadi Ketua Umum PKB itu sebagai pasangan Anies.

Lalu bagaimana pengamat politik menilai hal ini?

Direktur Profetik Institute, Asratillah menilai keluarnya Demokrat dari koalisi, akan membuat partai yang diketuai oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu akan fokus memaksimalkan perolehan kursi di DPR RI.

"Saya pikir pasca keluarnya Demokrat dari koalisi, akan membuat Demokrat lebih fokus pada kerja-kerja untuk memaksimalisasi perolehan kursi di DPR-RI," katanya saat dihubungi fajar.co.id pada Jumat (8/9/2023).

Jika nantinya Demokrat bergabung dengan koalisi baru mereka tidak akan khawatir jika tidak mendapatkan jatah sebagai cawapres.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: